RSS Feed

MEMAKMURKAN MASJID, MEMAKMURKAN BUMI

Posted on

MEMAKMURKAN MASJID, MEMAKMURKAN BUMIimages
Islam sebagai rahmat bagi semseta alam( al-anbiya: 107) adalah amanat dan tanggung jawab social umat islam yang tidak mungkin dapat dipikul sendiri-sendiri melainkan harus berjamaah( berorganisasi) , bukan saja sekala local, nasional tapi global. Dalam peradaban islam di Indonesia, pesantren merupakan cikal bakal dan sumber dari pendirian organisasi. Tetapi sesungguhnya, disamping pesantren ada satu sumber lagi yang tidak kalah penting yaitu ’Masjid dengan jamaahnya’ disamping Pesantren dengan kiainya ini adalah dua kekuatan yang sesungguhnya saling berkesinambungan. Pesantren itu bisa diibaratkan sebagai pabriknya. Yang memproduksi “sumber daya keagamaan”. Salah satu outputnya pemimpin umat. Masjid ini leader-leader yang dibimbing oleh pesantern dipasarkan dan diserap oleh pasr untuk umm. Tentu saj kalau kita hanya merawat pabriknya saja ( dalam hal ini adalah santri), dan tidak merawat outletnya , maka produk dari pabrik itu lama-lama menumpuk digudang.iya kalau produk tersebut memiliki daya tahan lama, kalau tidak kannjadi busk,
Oleh karena itu, kalau kit amau berpikir jangka panjang bagaimna eksistensi pesantern terus berkembang dengan baik, kita arus memikirkan outletnya. Dimana dan bagaimna produk itu dipasarkan. Dan tentu saja denagn pabrik otlet yang berbeda. Kalau pabrik cukup sedikit, outletnya lebih banyak. Hal ini wajar, kalau pabriknya banyak dari warung atau tokonya ya lucu. Pasti aka nada kemandekan distribusi dan lain sebagainya.
Selama ini kit tidak merawat otletnya denag konsumennya, yaitu jamaah, ummat. Maka terjadi in-revolusi, kmandekan proses produksi sosialnya. Para pemimpin tidak diserap denagn baik lama-lam merasa sebagai pihak lain. Hala inilah yang menyebabkan kesempatan yang seharusnya tidak terjadi. Antara masjid dan ummat, disitulah sebagian besar kegiatan berjalan. Harus ada usaha untuk memakmurkan masjid . sesungguhnya kalau kita cari kat-kata “ memakmurkan” dan perintah memakmurkan” didalam al-Quran disebutkan berkisaran dua yaitu memakmurkan masjid dan memakmurkan bumi. “ dialah yang menciptakan kalin dari bumi dan meminta dan menuntun kalian untuk memakmurkan-nya.
Jadi memakmurkan masjid, memakmurkan bumi ini harus berujung pada memakmurkan bumi Allah. Bumi Allah adalah seluruh kehidupan, bukan ibadah mahdhah. Tetapi juga menyangkut social ekonomi, politik, kesehatan, pendidikan, lingkunagn,kebudayaan, semua isi bumi. Memakmurkan bumi, bertolak dari memakmurkan masjid, memakmurkan masjid berujung pad memakmurkan bumu.
Telah dikonsepkan Sejak awal bahwa masjid bukan hanya merupakan tempat ibadah, bukan hanya hablum minallah akan tetapi hambum minannas. Oleh sebab itu, menurut arsitektur masjid saja, sudh bercerita tentang dua dimensi ini. Berbeda dengn gereja, kalau gereja hanya satu ruang, hablum minnallah saja. Pada lazimnya arsitektur masjid itu dua ruang. Ruang depan yang namanya serambi dan ruang dalam. Ruang depan itu untuk hambum minannas, dan ruang dalm untuk hamblum minallahnya.selama ini ruang serambi masjid hanya digunakan untuk tidu-tiduran orng –orang yang males saja. Paradigm ini harus kita ubah . pad zaman Rasulullah SAW, Rasul sebagai nabi, juga kepada pemerintahan, panglima perang yang tidak memiliki kantor sendiri. Kantornya di serambi masjid sendiri . disinilah peran masjid dengan jamaah, dan kiai dan pesantrennya.
Apa gunannya kita mendidik kiai kalu tidak punya ummat. Dan apa gunanya kita punya ummay tapi tidak bis melayani. Jadi kalu kita bisa membikin dua ujung ini berjalan bersama, dari hilir dan hulurnya, maka insya Allah akan menjadi suatu yang kita harapakan.

One response »

  1. bagaimana jika orang memberi keperawanannya demi cinta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: